Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Kalbar Krisis Dokter Anestesi, Pemprov Dukung FK Untan Buka Prodi Spesialis untuk Kejar Kekurangan

Kalbar Krisis Dokter Anestesi, Pemprov Dukung FK Untan Buka Prodi Spesialis untuk Kejar Kekurangan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SebaloPos.Com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmen penuh untuk mendukung pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK Untan). Program ini nantinya akan menjadikan RSUD dr. Soedarso Pontianak sebagai rumah sakit pendidikan utama.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, dalam agenda Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Program Studi PPDS yang berlangsung di Aula Amphiteater FK Untan, Jumat (09/01/2026). Langkah ini dipandang strategis guna mengatasi masalah klasik kesehatan di Kalbar, yakni minimnya tenaga spesialis.

Dalam pemaparannya, Harisson menyoroti kondisi geografis Kalimantan Barat yang sangat luas sebagai tantangan utama pemerataan layanan kesehatan. Luas wilayah yang mencapai 1,1 kali Pulau Jawa hanya dikelola oleh satu gubernur, sehingga distribusi tenaga medis menjadi persoalan yang sangat serius.

Saat ini, ketersediaan dokter spesialis di Kalbar masih jauh dari angka ideal. Berdasarkan standar nasional, dibutuhkan sekitar 1.590 dokter spesialis, namun saat ini baru tersedia 548 orang. Khusus untuk dokter anestesi, Kalbar membutuhkan 113 orang, tetapi saat ini baru tercukupi 42 orang saja.
“Dengan kondisi seperti ini, tanpa terobosan, kebutuhan dokter spesialis tidak akan pernah terkejar. Karena itu pendidikan dokter spesialis harus dipercepat,” ujar Harisson menekankan pentingnya pembukaan prodi baru tersebut.

Kekurangan dokter anestesi berdampak langsung pada pelayanan pasien di daerah terpencil. Harisson mencontohkan wilayah perbatasan seperti Kapuas Hulu yang sudah memiliki dokter bedah namun tidak memiliki dokter anestesi. Kondisi ini memaksa pasien harus dirujuk selama berjam-jam untuk mendapatkan tindakan medis.

Padahal, menurut Sekda, hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan haruslah sama di mana pun mereka berada. Oleh karena itu, ia mendorong agar PPDS ini nantinya memberikan prioritas bagi putra daerah dalam proses seleksi mahasiswa demi menjaga keberlanjutan layanan.

“Dari sisi retensi, dokter putra daerah lebih bertahan lama. Karena itu saya berharap putra-putra daerah Kalbar bisa diprioritaskan dalam pendidikan ini,” pungkasnya.

Gayung bersambut, Satgas Akselerasi PPDS Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemendiktisaintek, dr. Haryo Bismantara, MPH., menyatakan bahwa pembukaan prodi di daerah adalah kebijakan strategis nasional. Hal ini dilakukan untuk memecah konsentrasi dokter spesialis yang selama ini hanya menumpuk di kota-kota besar.

Dalam pedoman terbaru, seleksi mahasiswa PPDS kini mewajibkan adanya kejelasan lokasi penempatan setelah mereka lulus nantinya. Kebijakan ini diambil untuk menjamin distribusi tenaga kesehatan yang lebih merata hingga ke pelosok daerah.

“Kami sepakat dengan Pak Sekda, memang retensi paling kuat adalah putra daerah. Itu kewenangan perguruan tinggi untuk menetapkan, dan pedoman kami sudah mengakomodasi hal tersebut,” ungkap dr. Haryo.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: Adpim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Nilai Pilkada Melalui DPRD Berpotensi Memicu Transaksi Politik

    KPK Nilai Pilkada Melalui DPRD Berpotensi Memicu Transaksi Politik

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya laten korupsi dalam wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lembaga antirasuah itu menilai pemusatan kewenangan pada segelintir elite politik justru membuka ruang transaksi kekuasaan yang sulit terpantau publik. Peringatan tersebut disampaikan Ketua KPK Setyo […]

  • TPPO dan People Smuggling Mengintai, Polda Kalbar Masuk Program Prioritas Kapolri

    TPPO dan People Smuggling Mengintai, Polda Kalbar Masuk Program Prioritas Kapolri

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda dan 22 Polres. Salah satu Polda yang masuk dalam daftar tersebut adalah Polda Kalimantan Barat. Kapolri menyebut, pembentukan Direktorat PPA-PPO ini bertujuan memperkuat pelayanan dan perlindungan bagi perempuan, anak, dan kelompok rentan yang menjadi […]

  • Pembukaan M7 World Championship, Esports dan Budaya Berpadu

    Pembukaan M7 World Championship, Esports dan Budaya Berpadu

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com – Tokoh Gatotkaca, batik, dan seni pertunjukan tradisi membuka M7 World Championship 2026, kejuaraan dunia gim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta. Ajang esports berskala global ini dimanfaatkan pemerintah untuk menampilkan identitas budaya Indonesia kepada komunitas gim internasional. Kejuaraan dunia MLBB tersebut dibuka Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene […]

  • Bea Cukai Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong, Nilainya Capai Miliaran Rupiah

    Bea Cukai Musnahkan 500 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong, Nilainya Capai Miliaran Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat melakukan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMN) di wilayah perbatasan. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Pembakaran KPPBC TMP C Entikong, Kabupaten Sanggau, pada Jumat sore (09/01/2026). Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong memberikan bantuan pengamanan penuh dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri […]

  • Sikat Habis Bandit Jalanan, Polres Singkawang Bongkar Rentetan Kasus Curanmor dan Pencurian Gudang

    Sikat Habis Bandit Jalanan, Polres Singkawang Bongkar Rentetan Kasus Curanmor dan Pencurian Gudang

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang menunjukkan taringnya dalam memberantas kejahatan jalanan di awal tahun. Melalui Press Conference yang digelar di Mako Polres Singkawang pada Jumat Siang (23/1/2026), polisi membeberkan keberhasilan mengungkap rentetan kasus pencurian yang meresahkan warga. Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Raja Toga Paruhum, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja […]

  • Tertibkan Angkutan Wisata, Dishub Singkawang Larang Odong-Odong Roda Tiga Beroperasi per 1 April

    Tertibkan Angkutan Wisata, Dishub Singkawang Larang Odong-Odong Roda Tiga Beroperasi per 1 April

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kom/Tim
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Singkawang bersama jajaran lintas sektor mengintensifkan pengawasan dan pembinaan terhadap kendaraan wisata odong-odong. Fokus utama dalam kegiatan yang digelar Rabu (11/2/2026) malam ini adalah edukasi terkait larangan penggunaan kendaraan roda tiga sebagai angkutan wisata. Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Operasional Angkutan […]

expand_less