Momen Sakral di Nyarumkop: Bupati Bengkayang dan Tokoh Nasional Saksi Pentahbisan 8 Imam Keuskupan Agung Pontianak
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis hadiri pentahbisan 8 imam baru di Nyarumkop. Wujud dukungan pemerintah pada penguatan nilai moral masyarakat. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menghadiri Misa Pentahbisan Imam Baru yang berlangsung dengan penuh khidmat dan sakral di Gereja Persekolahan Katolik Nyarumkop, Keuskupan Agung Pontianak, pada Sabtu (7/2/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Sebalo ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beriman umat Katolik. Pemerintah memandang Gereja memiliki peran sentral dalam membangun nilai moral serta karakter masyarakat di Kalimantan Barat.
Dalam perayaan Ekaristi tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang. Turut hadir sejumlah tokoh penting lainnya, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Debit, Wakil Ketua DPRD Esidorus, Anggota DPR RI Adrianus Asia Sidot, serta perwakilan Pemerintah Kota Singkawang, Petrus Yudha Sasmita.
Misa Pentahbisan dipimpin langsung oleh Mgr. Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak, dan dikonselebarkan oleh Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM.Cap, selaku Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak bersama puluhan imam lainnya.
Sebanyak delapan imam baru resmi ditahbiskan untuk melayani umat di wilayah Keuskupan Agung Pontianak. Para imam tersebut berasal dari Imam Diosesan (RD), Ordo Kapusin (RP), serta Tarekat Missionarii Sacratissimi Cordis (MSC). Berikut adalah daftar imam yang baru ditahbiskan:
1. RD. Kornelius Rici
2. RD. Antonius Bartolo Medias Arianto
3. RD. Leonardus Yoga Febriano
4. RP. Matteo Basico, OFM.Cap
5. RP. Angelo Seltinus, OFM.Cap
6. RP. Hendro Nikolaus, OFM.Cap
7. RP. William James Kwere, OFM.Cap
8. RD. Argonius Fokas, MSC
Prosesi pentahbisan berlangsung penuh haru, terutama saat para keluarga mendampingi putra terbaik mereka menyerahkan diri sepenuhnya untuk pelayanan Gereja. Kehadiran para pejabat lintas daerah dan tokoh nasional dalam acara ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Gereja dan negara dalam merawat keberagaman.
Bupati Sebastianus Darwis menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Baginya, persatuan di tengah keberagaman adalah modal utama dalam pembangunan daerah yang harmonis.
“Kehadiran pemerintah adalah bentuk dukungan terhadap peran Gereja dalam membangun masyarakat yang beriman dan bermoral,” tutur Bupati Darwis.
Melalui pentahbisan ini, diharapkan para imam baru dapat menjalankan tugas pengabdiannya dengan setia, tulus, dan penuh kasih. Pelayanan mereka diharapkan membawa berkat luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat fondasi karakter bangsa di wilayah Kalimantan Barat.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar