Breaking News
Trending Tags
Beranda » News » Petani Sambas Diingatkan Tak Jual Gabah Murah ke Tengkulak, Harga Kini Rp6.500 Per Kilogram!

Petani Sambas Diingatkan Tak Jual Gabah Murah ke Tengkulak, Harga Kini Rp6.500 Per Kilogram!

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SebaloPos.Com – Kabupaten Sambas terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan di Kalimantan Barat. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (07/01/2026), Bupati Sambas Satono memberikan pesan tegas agar para petani menjaga nilai jual hasil panen mereka dan tidak terjebak permainan harga pihak tertentu.

Bupati Satono mengingatkan bahwa Presiden RI telah menetapkan harga gabah pada angka yang menguntungkan petani, yakni Rp6.500 per kilogram.

Penegasan ini disampaikan agar para petani memiliki posisi tawar yang kuat dan tidak mudah terbujuk oleh tawaran harga murah dari para tengkulak yang dapat merugikan kesejahteraan mereka.

Di hadapan para petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Cahaya Baru, Bupati Satono meminta masyarakat untuk tetap bersemangat karena pemerintah telah menjamin harga beli hasil tani. Nilai Rp6.500 per kilogram merupakan angka yang cukup tinggi untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga petani.

“Saya berharap semangat untuk bertani Bapak Ibu tetap terjaga. Hari ini harga gabah 6.500. Kalau bisa jangan mau jika ada yang ingin membeli gabah dengan harga murah. Presiden sudah mengumumkan harga padi itu 6.500,” tegas Bupati Satono.

Pesan ini menjadi angin segar sekaligus proteksi bagi petani di Kecamatan Salatiga agar tidak dimanfaatkan oleh oknum pengepul yang ingin mencari keuntungan pribadi dengan menekan harga di tingkat bawah.

Selain masalah harga, Bupati Satono juga menyampaikan rasa bangganya atas peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sambas. Indeks Pertanaman (IP) daerah tersebut mengalami tren positif, di mana pada tahun 2024 berada di angka 1,78 dan kini melonjak naik menjadi 1,95.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah, termasuk penyaluran 1.034 unit alat dan mesin pertanian (alsinan) baru-baru ini. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani memaksimalkan pengolahan lahan secara lebih modern dan efisien.

“Saya suka dan bahagia karena IP kita mengalami kenaikan. Saya mewakili Pemerintah Pusat, Provinsi, dan jajaran Pemkab Sambas mengucapkan ribuan terima kasih kepada petani,” ungkapnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi.

Guna memastikan status swasembada pangan tetap terjaga, Pemerintah Kabupaten Sambas juga telah memperkuat payung hukum melalui Perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Aturan ini bertujuan agar lahan-lahan produktif di Sambas tidak beralih fungsi menjadi pemukiman atau industri.

Bupati Satono menekankan pentingnya memaksimalkan lahan yang ada guna meningkatkan kuantitas serta kualitas hasil pertanian. Dengan lahan yang terjaga dan harga gabah yang stabil, Kabupaten Sambas optimis dapat terus menjadi tulang punggung pangan nasional di wilayah Kalimantan Barat.

“Lahan yang ada ini betul-betul dimaksimalkan. Sambas di Kalbar merupakan wilayah swasembada pangan,” pungkas Bupati.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Tim Redaksi
  • Sumber: PPID Sambas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadli Zon: Revitalisasi Keraton Dilakukan Berdasarkan Usulan Daerah

    Fadli Zon: Revitalisasi Keraton Dilakukan Berdasarkan Usulan Daerah

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com – Pemerintah berencana melakukan revitalisasi terhadap kedaton, keraton, dan kesultanan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pelestarian budaya nasional sekaligus penguatan identitas sejarah bangsa. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyampaikan rencana tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 Januari 2026. […]

  • Syarif Abdullah Alkadrie Desak Pelindo Optimalkan Kijing: Infrastruktur Bukan Alasan Menunda

    Syarif Abdullah Alkadrie Desak Pelindo Optimalkan Kijing: Infrastruktur Bukan Alasan Menunda

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Kinerja operasional Terminal Kijing menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 741 kapal bersandar di pelabuhan internasional tersebut, mengalami kenaikan sebesar 15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 643 kapal. General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Pontianak, Yanto, mengungkapkan bahwa kenaikan angka kunjungan ini menjadi bukti nyata meningkatnya […]

  • Hadir di Ledo, Sekda Yustinus Sampaikan Pesan Bupati Darwis tentang Kasih dan Persatuan di Momen Natal

    Hadir di Ledo, Sekda Yustinus Sampaikan Pesan Bupati Darwis tentang Kasih dan Persatuan di Momen Natal

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkayang, Yustinus menghadiri Perayaan Natal Oikumene 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar oleh PT Agrinas Palma Nusantara Regional Kalimantan Barat. Kehadiran Sekda pada Kamis (15/01/2026) tersebut merupakan mandat untuk mewakili Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis. Acara yang berlangsung khidmat ini dimulai pukul 07.00 WIB, bertempat di Kantor Besar Ledo, […]

  • Wagub Kalbar Geram Pelabuhan Kijing Belum Eksis Ekspor-Impor: “Jangan Sia-siakan Uang Negara!”

    Wagub Kalbar Geram Pelabuhan Kijing Belum Eksis Ekspor-Impor: “Jangan Sia-siakan Uang Negara!”

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyatakan kekecewaannya lantaran Pelabuhan Kijing hingga kini belum juga berfungsi secara maksimal sebagai gerbang ekspor dan impor. Padahal, pembangunan pelabuhan raksasa tersebut telah menyedot anggaran negara hingga triliunan rupiah. Krisantus menegaskan bahwa penundaan operasional ini tidak masuk akal mengingat seluruh tahapan mulai dari analisis hingga kajian teknis […]

  • Sekda Bengkayang Salurkan Bantuan Sembako Presiden Prabowo di Monterado

    Sekda Bengkayang Salurkan Bantuan Sembako Presiden Prabowo di Monterado

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PontianakMetro.Com — Masyarakat di Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Pusat melalui penyaluran bantuan sosial berupa sembako. Program bantuan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Panitia Natal Nasional (Parnas) Tahun 2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkayang, Yustianus, menghadiri langsung acara pembagian bantuan […]

  • Tolak Gratifikasi Lebaran, Aparatur PA Bengkayang Kembalikan Parsel Lewat Aplikasi GOL KPK

    Tolak Gratifikasi Lebaran, Aparatur PA Bengkayang Kembalikan Parsel Lewat Aplikasi GOL KPK

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Menjelang hari raya, aparatur Pengadilan Agama (PA) Bengkayang menunjukkan aksi nyata dalam menjaga integritas birokrasi. Sejumlah pegawai secara resmi mengembalikan pemberian parsel lebaran dari berbagai pihak pada Jumat (27/3/2026) kemarin, karena dianggap sebagai bentuk gratifikasi yang dilarang. Langkah ini merupakan tindak lanjut laporan yang dilakukan melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) milik Komisi Pemberantasan […]

expand_less