Misteri Bau Menyengat di Perumahan Taman Kencana Terungkap, Rekan Korban Dobrak Pintu Rumah
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- print Cetak

Warga Taman Kencana Bengkayang geger temukan jenazah YP (40) membusuk di rumah. Polisi: Tidak ada tanda kekerasan, keluarga tolak autopsi. (Foto: Hms.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Warga Komplek Perumahan Taman Kencana, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah rumah pada Selasa sore (10/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan karena jenazah sudah mulai membusuk.
Korban diketahui berinisial YP (40), seorang pria asal Kecamatan Sungai Betung. Jenazah korban pertama kali ditemukan setelah seorang rekannya merasa curiga karena korban sudah cukup lama tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, melalui Kapolsek Bengkayang AKP Slamet Widodo, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan warga terkait aroma tidak sedap yang menyengat dari rumah tersebut.
“Setelah menerima laporan, personel Polres Bengkayang bersama Polsek Bengkayang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan. Di dalam rumah tersebut ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi telah meninggal dunia dan jenazahnya sudah membusuk,” ujar AKP Slamet Widodo.
Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, komunikasi terakhir dengan korban terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026 pagi. Saat itu, saksi berniat meminjam mobil korban, namun ponsel korban sudah tidak aktif. Kecurigaan semakin menguat setelah berhari-hari korban tidak memberikan kabar sama sekali.
Saksi yang merasa ada kejanggalan kemudian mendatangi rumah korban. Saat tiba, kondisi rumah dalam keadaan terkunci rapat dan gelap, sementara kendaraan milik korban masih terparkir rapi di depan rumah. Setelah pintu dibuka secara paksa, aroma menyengat langsung tercium, yang kemudian menuntun pada penemuan jenazah korban.
Petugas Pamapta bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bengkayang segera mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi guna melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit RSUD Drs. Jakobus Luna, M.Si untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah. Dari hasil pemeriksaan awal, belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek Bengkayang.
Pihak keluarga korban yang telah tiba di rumah sakit menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan memilih untuk langsung mengikhlaskan kepergian korban. Menurut keterangan keluarga, YP tidak diketahui memiliki riwayat penyakit kronis maupun permasalahan keluarga sebelumnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian tetap melakukan monitoring di sekitar lokasi kejadian untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat. Polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses administrasi kejadian ini kepada pihak berwenang.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar