Rembug Tani di Sungai Duri: Langkah Strategis Petani Sawit Bengkayang Bersatu dalam Serikat
- account_circle Tim
- calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
- print Cetak

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal dukung pembentukan Serikat Petani Kelapa Sawit. Fokus tingkatkan kesejahteraan & posisi tawar petani. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus mendorong peningkatan kesejahteraan dan keberdayaan para petani kelapa sawit di wilayahnya. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran Wakil Bupati Bengkayang, Syamsul Rizal, dalam kegiatan Rembug Tani serta Deklarasi Pembentukan Serikat Petani Kelapa Sawit Kabupaten Bengkayang pada Selasa (27/01/2026).
Acara yang berlangsung di Gedung Aula Serbaguna Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya ini, menjadi wadah penting untuk menyerap aspirasi langsung. Pertemuan tersebut mempertemukan pihak pemerintah dengan para petani guna membahas masa depan sektor perkebunan rakyat.
Dalam sambutannya, Syamsul Rizal menekankan pentingnya organisasi yang kuat bagi para petani. Kehadiran serikat dianggap krusial untuk memperjuangkan hak-hak dan kepentingan bersama di tengah tantangan industri kelapa sawit yang dinamis.
“Petani sawit adalah pilar penting perekonomian daerah. Dengan bersatu dalam serikat, posisi tawar dan akses terhadap informasi, teknologi, serta pasar dapat jauh lebih kuat. Pemerintah daerah siap mendukung dan bersinergi,” ujar Wakil Bupati di hadapan para peserta.
Rembug Tani ini membahas berbagai tantangan nyata yang sering dihadapi petani di lapangan. Isu-isu mulai dari fluktuasi harga tandan buah segar (TBS), sulitnya akses ke pembiayaan, hingga penerapan teknik budidaya yang berkelanjutan menjadi poin utama diskusi.
Deklarasi serikat petani yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai kecamatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang solid. Serikat ini diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah dalam merancang kebijakan yang lebih pro terhadap kesejahteraan petani kecil.
Ketua panitia kegiatan menyatakan bahwa pembentukan serikat ini bertujuan untuk melindungi hak-hak petani secara hukum maupun ekonomi. Selain itu, organisasi ini berkomitmen meningkatkan kualitas produksi agar sesuai dengan standar pasar global.
Melalui wadah ini, para petani juga diharapkan bisa mendapatkan edukasi mengenai praktik perkebunan yang inklusif dan berkeadilan. Sinergi yang baik antarpetani diharapkan mampu menekan biaya produksi dan meningkatkan pendapatan secara kolektif.
Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan. Pemerintah Daerah dan Serikat Petani Kelapa Sawit Bengkayang bertekad untuk terus berkoordinasi dalam menjaga kestabilan ekonomi sektor perkebunan.
Dengan terbentuknya serikat ini, sektor perkebunan sawit diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan Kabupaten Bengkayang. Optimisme terpancar dari para petani yang kini merasa memiliki wadah resmi untuk menyuarakan setiap kendala yang dihadapi di lapangan.
- Penulis: Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar