Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bumi Sebalo » Atraksi Naga Imlek Bengkayang Gemparkan Pusat Kota, Polisi Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

Atraksi Naga Imlek Bengkayang Gemparkan Pusat Kota, Polisi Pastikan Arus Lalu Lintas Lancar

  • account_circle Hms/Tim
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SebaloPos.Com — Kemeriahan perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, berlangsung sangat semarak pada Minggu (22/2/2026). Atraksi naga yang meliuk melintasi kawasan Pos Pengamanan hingga Pasar Bengkayang menjadi magnet utama bagi ribuan warga yang memadati ruas jalan demi menyaksikan pertunjukan budaya tersebut.

Momentum budaya tahunan ini mendapatkan pengawalan ketat dari jajaran Polres Bengkayang melalui gelaran Operasi Liong Kapuas 2026. Personel Satgas Kamselibcarlantas diterjunkan penuh untuk mengatur arus lalu lintas guna memastikan jalannya atraksi berlangsung aman tanpa gangguan.

Sejak pagi hari, petugas sudah bersiaga di sejumlah titik yang rawan macet, terutama di sekitar Pasar Bengkayang yang menjadi pusat kerumunan. Petugas melakukan pengalihan arus kendaraan secara sopan agar rombongan naga memiliki ruang gerak yang cukup, sekaligus menjamin keselamatan warga yang menonton di pinggir jalan.

Kasatgas Kamselibcarlantas Polres Bengkayang, AKP Sunarli, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan terpadu untuk menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat yang luar biasa pada hari ini.

“Kami telah menempatkan personel di titik-titik strategis, terutama di jalur yang dilalui atraksi naga. Fokus kami bukan hanya kelancaran lalu lintas, tetapi juga keselamatan masyarakat dan peserta kegiatan,” jelas AKP Sunarli di sela-sela pengaturan jalan.

Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan adalah bentuk dukungan nyata Polri agar kegiatan budaya dan keagamaan masyarakat di wilayah perbatasan ini dapat berjalan dengan tertib dan tenang.

Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Bumi Sebalo memang dikenal sebagai agenda budaya yang selalu dinanti. Selain pawai naga, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat dan pertunjukan seni tradisional yang memperlihatkan kuatnya keberagaman budaya di Kabupaten Bengkayang.

Berkat kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat, situasi keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung terpantau sangat kondusif. Pihak kepolisian pun terus mengimbau agar warga tetap mengikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama hingga seluruh rangkaian perayaan berakhir.

Melalui pengamanan maksimal dalam Operasi Liong Kapuas 2026, tradisi budaya di Bengkayang tidak hanya menyuguhkan tontonan yang menghibur, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang merayakannya.

  • Penulis: Hms/Tim
  • Editor: Abu Alif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penambangan Ilegal Merajalela, Bareskrim Janji Turunkan Tim Khusus

    Penambangan Ilegal Merajalela, Bareskrim Janji Turunkan Tim Khusus

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri membuka saluran pengaduan khusus untuk menampung laporan masyarakat terkait aktivitas penambangan ilegal yang masih marak di Sumatera Barat. Langkah ini ditempuh guna mempercepat penindakan terhadap praktik tambang liar yang dinilai kian masif. Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Mohammad Irhamni mengatakan, pihaknya telah menyiapkan hotline pengaduan yang […]

  • Wakapolri Tegaskan: Korban TPPO Tak Boleh Dipidana!

    Wakapolri Tegaskan: Korban TPPO Tak Boleh Dipidana!

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com — Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melakukan pelanggaran hukum akibat paksaan dari jaringan pelaku tidak seharusnya dipidana. Penanganan kasus TPPO, kata dia, harus mengedepankan prinsip non penalization yang menempatkan korban sebagai subjek yang dilindungi negara. Hal itu disampaikan Dedi dalam acara Bedah Buku […]

  • Cegah Hama Berbahaya, Petugas PLBN Entikong Sita Puluhan Bibit Tanaman Tanpa Dokumen Resmi

    Cegah Hama Berbahaya, Petugas PLBN Entikong Sita Puluhan Bibit Tanaman Tanpa Dokumen Resmi

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com – Ketangguhan pengawasan di wilayah perbatasan kembali membuahkan hasil nyata dalam melindungi kedaulatan hayati nusantara. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Entikong berhasil mengamankan 31 batang bibit bugenvil dan 4 biji mangga yang masuk secara ilegal pada Minggu (11/01/2026). Komoditas tersebut dikategorikan sebagai media pembawa berisiko […]

  • Trenggiling Hasil Serahan Warga Dilepasliarkan Kembali ke Cagar Alam Gunung Nyiut Bengkayang

    Trenggiling Hasil Serahan Warga Dilepasliarkan Kembali ke Cagar Alam Gunung Nyiut Bengkayang

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Hms/Tim
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com — Karantina Kalimantan Barat melalui Satuan Pelayanan (Satpel) PLBN Jagoi Babang kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga kelestarian hayati Indonesia. Petugas Karantina bersinergi dengan Balai KSDA Kalimantan Barat dan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC 1/Kostrad melakukan pelepasliaran satu ekor trenggiling (Manis javanica) pada Senin (23/2/2026). Lokasi pelepasliaran dipilih di daerah penyangga kawasan konservasi Cagar Alam […]

  • Petani Sambas Diingatkan Tak Jual Gabah Murah ke Tengkulak, Harga Kini Rp6.500 Per Kilogram!

    Petani Sambas Diingatkan Tak Jual Gabah Murah ke Tengkulak, Harga Kini Rp6.500 Per Kilogram!

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SebaloPos.Com – Kabupaten Sambas terus memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan di Kalimantan Barat. Dalam agenda Panen Raya di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Rabu (07/01/2026), Bupati Sambas Satono memberikan pesan tegas agar para petani menjaga nilai jual hasil panen mereka dan tidak terjebak permainan harga pihak tertentu. Bupati Satono mengingatkan bahwa Presiden RI telah menetapkan […]

  • KPK Nilai Pilkada Melalui DPRD Berpotensi Memicu Transaksi Politik

    KPK Nilai Pilkada Melalui DPRD Berpotensi Memicu Transaksi Politik

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Sebalo Pos
    • 0Komentar

    SebaloPos.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti bahaya laten korupsi dalam wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lembaga antirasuah itu menilai pemusatan kewenangan pada segelintir elite politik justru membuka ruang transaksi kekuasaan yang sulit terpantau publik. Peringatan tersebut disampaikan Ketua KPK Setyo […]

expand_less