Benahi Koperasi Pegawai Negeri, Bupati Bengkayang Minta Pengelolaan Pinjaman Harus Bijak dan Profesional
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis pimpin rapat evaluasi KPN. Fokus penataan administrasi anggota dan penanganan pinjaman yang bertanggung jawab. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, memimpin langsung Rapat Koperasi Pegawai Negeri (KPN) guna membahas penguatan keanggotaan serta penanganan pinjaman. Kegiatan ini berlangsung di Aula Rangkaya, Kantor Bupati Bengkayang, pada Senin (2/2/2026).
Rapat strategis ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola KPN. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendorong koperasi agar berjalan lebih sehat, transparan, dan akuntabel, terutama dalam melayani kebutuhan para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dalam arahannya, Bupati Sebastianus Darwis menegaskan pentingnya penataan administrasi keanggotaan agar senantiasa merujuk pada ketentuan dan regulasi yang berlaku. Ia menginstruksikan agar data anggota diperbarui secara berkala guna memastikan status aktif dan kewajiban setiap anggota terpantau dengan jelas.
Langkah ini dinilai krusial agar pengelolaan koperasi dapat berjalan tertib dan profesional. Dengan data yang akurat, pengurus diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam pengembangan usaha koperasi ke depan.
Selain masalah administratif, Bupati juga menaruh perhatian besar pada mekanisme pinjaman. Menurutnya, pengelolaan pinjaman harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (prudential) dengan tetap mempertimbangkan kemampuan bayar para anggota.
Aspek keberlangsungan keuangan koperasi dalam jangka panjang menjadi prioritas utama. Bupati tidak ingin pengelolaan yang tidak terukur justru mengancam stabilitas finansial lembaga yang menjadi tumpuan para pegawai negeri tersebut.
“Pengelolaan KPN harus mengedepankan asas kekeluargaan namun tetap profesional. Pinjaman harus memberi manfaat bagi anggota tanpa memberatkan, serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegas Bupati Sebastianus Darwis.
Rapat tersebut juga mendalami mekanisme penanganan terhadap pinjaman bermasalah. Bupati meminta agar langkah-langkah penagihan dilakukan secara humanis namun tetap tegas sesuai aturan yang telah disepakati bersama.
Pengurus KPN diminta untuk segera menyusun kebijakan yang jelas, adil, dan transparan. Kebijakan ini nantinya wajib disosialisasikan kepada seluruh anggota agar tercipta pemahaman yang sama mengenai hak dan kewajiban dalam berkoperasi.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh para pengurus KPN, perwakilan perangkat daerah terkait, serta pihak-pihak yang berkompeten dalam bidang pengelolaan koperasi. Sinergi antarpihak ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi kemajuan KPN di Bumi Sebalo.
Melalui penguatan tata kelola ini, KPN Kabupaten Bengkayang diharapkan semakin solid dan sehat secara finansial. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota melalui layanan koperasi yang modern dan berintegritas.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar