Diduga Depresi Ditinggal Istri, Seorang Pemuda di Anjungan Melancar Nekat Akhiri Hidup
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
- print Cetak

Warga Anjungan Melancar geger temukan pria 29 tahun meninggal tergantung. Diduga depresi akibat masalah keluarga sejak 5 bulan lalu. (Foto: Humas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam kamar rumah orang tuanya. Peristiwa memilukan ini terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Korban yang diketahui berinisial AR (29) diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh ayah kandungnya sendiri dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kamar.
Kapolsek Anjongan, Iptu Andrianto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terungkap setelah pihak keluarga curiga karena korban tidak merespons panggilan. Kecurigaan yang memuncak membuat pihak keluarga terpaksa mendobrak pintu kamar tersebut.
“Korban awalnya dipanggil oleh pihak keluarga, namun tidak ada jawaban. Setelah pintu kamar dibuka secara paksa, korban ditemukan dalam keadaan tergantung dan sudah meninggal dunia,” jelas Iptu Andrianto saat dikonfirmasi.
Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga segera meminta bantuan Ketua RT dan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian ke Polsek Anjongan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan serta pemeriksaan awal terhadap jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun, terdapat bekas jeratan di bagian leher yang memperkuat dugaan bahwa korban murni melakukan aksi gantung diri.
Pihak kepolisian juga mendalami motif di balik aksi nekat pria tersebut. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, AR diketahui sedang mengalami tekanan batin akibat permasalahan rumah tangga yang cukup pelik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kondisi psikologis korban terganggu setelah istrinya meninggalkan rumah. Istri korban diketahui sudah pergi dari rumah sekitar lima bulan lalu bersama anak mereka.
“Informasi dari pihak keluarga menyebutkan korban sedang mengalami tekanan batin karena permasalahan keluarga. Istri korban telah meninggalkan rumah sekitar lima bulan lalu bersama anaknya,” ungkap Iptu Andrianto.
Untuk memastikan penyebab kematian dan mengumpulkan bukti pendukung, Tim Inafis Polres Mempawah dikerahkan ke lokasi pada pukul 19.30 WIB. Petugas melakukan olah TKP secara mendalam guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian menyimpulkan sementara bahwa kejadian tersebut merupakan kasus bunuh diri. Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman setelah pemeriksaan dinyatakan selesai.
- Penulis: Tim Redaksi
- Editor: Abu Alif
- Sumber: Humas

Saat ini belum ada komentar