Stadion Kridasana Membara, Pemukulan Loku Tandai Dimulainya Festival Budaya Terbesar di Kota Singkawang
- account_circle Hms/Tim
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- print Cetak

Wali Kota Tjhai Chui Mie buka Imlek 2577 & Cap Go Meh 2026 di Singkawang. Momentum harmoni budaya yang berbarengan dengan awal Ramadhan. (Foto: Hms)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Perayaan Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang resmi dibuka dengan meriah. Pembukaan ditandai dengan pemukulan loku secara serempak oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, didampingi Wakil Wali Kota Muhammadin bersama jajaran tamu VIP di Stadion Kridasana, Minggu (15/2/2026) malam.
Tahun Baru Imlek 2577 yang dikenal sebagai Tahun Kuda Api ini diyakini membawa energi keberanian, optimisme, dan keseimbangan hidup. Momentum tahun ini terasa semakin istimewa dan penuh makna toleransi karena jadwal perayaannya berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Tahun baru ini terasa istimewa, karena di saat kita melaksanakan Imlek dan Cap Go Meh ini dibarengi dengan datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dalam sambutannya.
Bagi Tjhai Chui Mie, perayaan ini bukan sekadar ajang pelestarian nilai budaya Tionghoa, melainkan panggung besar untuk mempererat persaudaraan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran perwakilan dari 17 paguyuban etnis dalam pembukaan tersebut menjadi bukti kuatnya bingkai kebersamaan di Kota Tertoleran tersebut.
“Yang paling penting dari momen ini adalah kita bisa mempererat tali persaudaraan antar suku dan agama yang ada serta meningkatkan sikap saling menghargai dan menghormati sesama,” tambahnya.
Selama rangkaian festival berlangsung, Stadion Kridasana akan menjadi pusat atraksi seni. Setiap malam, masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan pertunjukan kesenian dari berbagai paguyuban suku. Hal ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi, khususnya bagi para pelaku UMKM di Singkawang.
Wali Kota juga menitipkan pesan kepada seluruh warga agar menunjukkan keramahan kepada para pengunjung yang datang dari berbagai penjuru. Sikap terbuka dan ramah dinilai sebagai kunci utama dalam membangun citra positif Singkawang sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman.
“Berikan keramahan kita pada siapa saja yang berkunjung ke Singkawang. Mari kita jadi tuan rumah yang baik, sehingga cerita positif itu akan mereka bawa untuk disampaikan di tempat asalnya,” serunya.
Di sisi keamanan, Kapolres Singkawang AKBP Dody Arianto Arruan menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak awal Januari. Kepolisian menjamin keamanan penuh selama rangkaian perayaan, mulai dari Imlek, Cap Go Meh, hingga memasuki bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri mendatang.
Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh lintas etnis ini diharapkan mampu mensukseskan festival budaya terbesar di Kalimantan Barat tersebut. Dengan semangat harmoni energi di Tahun Kuda Api, Singkawang siap menyambut wisatawan dengan wajah penuh toleransi dan sukacita.
- Penulis: Hms/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar