Targetkan Bengkayang Maju 2027, Bupati Darwis Tekankan Perencanaan Berbasis Riset dan Digitalisasi
- account_circle Tim
- calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
- print Cetak

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis pimpin Forum Konsultasi Publik RKPD 2027. Fokus pada inovasi, ekonomi rakyat, dan tata kelola digital. (Foto: Prok)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Pemerintah Kabupaten Bengkayang resmi memulai tahapan krusial dalam perencanaan pembangunan masa depan melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, di Aula Rangkaya Kantor Bupati Bengkayang pada Senin (26/1/2026).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, Ketua dan Anggota DPRD, para kepala OPD, hingga unsur BUMD dan para Camat se-Kabupaten Bengkayang. Kehadiran berbagai elemen ini menandai dimulainya penghimpunan aspirasi untuk menentukan arah kebijakan daerah dua tahun ke depan.
Dalam arahannya, Bupati Sebastianus Darwis menegaskan bahwa forum ini merupakan amanat undang-undang yang menjadi pondasi awal penyusunan RKPD 2027. Ia menekankan pentingnya ruang diskusi ini sebagai sarana menghimpun aspirasi para pemangku kepentingan demi rumusan prioritas yang terukur.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun aspirasi para pemangku kepentingan, guna merumuskan prioritas dan sasaran pembangunan daerah yang tepat sasaran, terukur, dan berorientasi pada hasil,” tegas Bupati Darwis di hadapan para peserta.
Bupati menjelaskan bahwa perencanaan tahun 2027 harus menganut prinsip transparansi, responsif, dan akuntabel. Pendekatan yang digunakan adalah money follow program dan program follow result, di mana setiap anggaran yang dikeluarkan harus berbasis pada hasil yang nyata dan riset yang mendalam.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa tantangan masa depan menuntut perencanaan yang lebih adaptif. Pembangunan tidak boleh hanya terpaku pada infrastruktur fisik semata, melainkan harus menyentuh penguatan ketahanan ekonomi masyarakat dan pemanfaatan digitalisasi di berbagai sektor.
Tahun 2027 sendiri merupakan tahun kedua pelaksanaan pembangunan di bawah periode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2025–2030. Oleh karena itu, sinergi antara program nasional, provinsi, dan kabupaten menjadi hal yang tidak bisa ditawar dalam menyusun dokumen kerja ini.
Bupati menaruh harapan besar agar forum ini melahirkan masukan konstruktif untuk menjawab berbagai permasalahan pembangunan di Bumi Sebalo. Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola pemerintahan yang bersih menjadi poin utama yang terus didorong dalam setiap pembahasan.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Setiap inovasi dan kreativitas aparatur daerah akan diuji untuk menghasilkan solusi nyata bagi kemandirian daerah di masa mendatang.
“Saya yakin forum ini akan memberikan kontribusi nyata dalam penyusunan RKPD 2027, sehingga pembangunan Bengkayang ke depan semakin berkualitas, merata, dan berkeadilan,” pungkas Bupati menutup sambutannya.
- Penulis: Tim
- Editor: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar