Fokus Program Berdampak, Bupati Sebastianus Darwis Buka Musrenbang Wilayah II untuk RKPD 2027
- account_circle Pro/Tim
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- print Cetak

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis buka Musrenbang Wilayah II. Tekankan program prioritas berdampak luas & kolaborasi sumber dana non-APBD. (Foto: Pro.)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SebaloPos.Com — Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Wilayah II dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bengkayang Tahun 2027 pada Jumat (13/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini mencakup aspirasi dari empat kecamatan di bagian utara Bengkayang, yakni Kecamatan Ledo, Lumar, Sanggau Ledo, dan Kecamatan Tujuh Belas. Hadir dalam forum tersebut para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang ini merupakan forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan standar nasional dan provinsi, tanpa mengesampingkan karakteristik unik serta kebutuhan mendesak di setiap kecamatan.
“Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan visi dan misi pembangunan Kabupaten Bengkayang periode 2025–2030. Oleh karena itu, perencanaan yang disusun harus fokus pada program prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Bupati Sebastianus Darwis.
Bupati menyoroti pentingnya kolaborasi kuat antar-pemangku kepentingan di tengah dinamika fiskal daerah yang menantang. Ia mengingatkan bahwa setiap usulan masyarakat tidak bisa langsung diakomodir tanpa melalui proses penelaahan mendalam terkait kewenangan, regulasi, dan kemampuan anggaran daerah.
Untuk itu, para peserta Musrenbang diajak untuk lebih jeli dalam mengedepankan skala prioritas. Parameter yang digunakan harus jelas, mulai dari urgensi kebutuhan, luasnya dampak bagi warga, hingga indikator keberhasilan yang terukur.
Selain bergantung pada APBD, pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Sebastianus Darwis terus mendorong optimalisasi sumber pembiayaan alternatif. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta penguatan kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi solusi strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi.
Bupati berharap forum di Wilayah II ini mampu melahirkan rumusan program yang tepat sasaran. Setiap tantangan pembangunan di perbatasan dan wilayah pedalaman diharapkan dapat terjawab melalui dokumen perencanaan yang berkualitas.
Dengan dibukanya Musrenbang Wilayah II ini, diharapkan seluruh aspirasi masyarakat dari Ledo hingga Kecamatan Tujuh Belas dapat terhimpun secara sistematis untuk mewujudkan cita-cita besar Kabupaten Bengkayang yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan pada tahun 2027 mendatang.
- Penulis: Pro/Tim
- Editor: Abu Alif

Saat ini belum ada komentar